WHAT'S NEW?
Loading...

Menikmati panorama Danau Toba ala backpacker Koprol


Hallo backpacker yang doyan koprol. Mau bagi oleh-oleh cerita Medan nih. Kebetulan pertengahan bulan Juni 2013, kita baru aja koprol kesana. Apa yang pertama kali terlintas di fikiran kalo mendengar kata Medan? Pasti jawabannya beda-beda dari setiap orang, tergantung pada kesan apa yang paling mendalam di hati. Asiik! Tapi kalo buat saya, yang langsung muncul dalam fikiran yaitu; Danau Toba. Loh? Danau Toba kan letaknya bukan di kota Medan. Iya asih, tapi kan Medan ibukotanya Sumatra Utara. Xixixi ngeles. Oke, abaikan yang ini.
Ada  banyak hal dan cara untuk para backpacker menikmati keindahan danau ini, coba saja kalian googling, pasti akan menemukan banyak sekali artikel di blog-blog yang membahasnya. Tapi kali ini, saya akan share bagaimana cara kami - Backpacker Koprol - menikmati indahnya Danau Toba.
Panorama Danau Toba dari pinggir jalan di Prapat
Sabtu, 15 Juni 2013. Berangkat dari Medan menuju Danau Toba dengan menggunakan mobil avanza sewaan, dengan rute; Medan - Tebing Tinggi - Siantar - Prapat - Pulau Samosir. Dari Prapat menuju Samosir dengan menggunakan kapal ferry dari pelabuhan Ajibata, tarif kendaraan family car sebesar Rp95.000,- Untuk rute pulang, kami memilih jalur yang berbeda yaitu lewat Pangururan - Tele - Sidikalang - Merek - Berastagi - Medan.

Prapat, menuju pelabuhan Ajibata

Angin bertiup kencang, permukaan air danau terlihat bergelombang. Pemandangan lepas yang menenangkan. Para pedagang berkeliling menawarkan barang kepada calon penumpang kapal. Ada kacamata, souvenir, telur rebus, kacang rebus, dan kue-kue.


Setelah perjalanan panjang dari Medan selama 5 jam, akhirnya kami sampai di Prapat. Dari sinilah kami dapat mulai menikmati panorama Danau Toba di sisi kanan jalan. Sementara di sisi kiri merupakan hutan yang lebat. Ada yang lucu disini, banyak monyet liar dari dalam hutan yang keluar ke sisi hutan dan berjajar di tepian jalan. Ini menjadi hiburan gratis buat kami.

Di pelabuhan Ajibata, sambil menunggu kapal yang hendak kami tumpangi menuju Samosir, kami menghabiskan waktu di sebuah warung. Menurut jadual, kapal akan bernakgat pukul 17.45 WIB. Di warung, kami memesan mie rebus dan minum teh manis panas, serta makan telur bebek rebus yang yummy. Kenapa saya bilang yummy? Karena telur ini dijual masih dalam keadaan panas, dan setelah dibuka cangkang telurnya yang berwarna putih (bukan biru), kuning telurnya nggak ada rasa amis. Warnanya menggoda, dan rasanya enaaakkk. (Resiko setelahnya adalah kentut dengan aroma sedaap).

Perjalanan menuju pulau Samosir

Foto
Good bye pelabuhan Ajibata
Menikmati senja di atas kapal ferry. Angin masih bertiup kencang. Matahari mulai turun hendak tenggelam. Sayangnya langit mendung, sehingga tak terlihat ada semburat jingga atau pun mega-mega.Awan kelabu yang menggantung justru menambah suasana syahdu. Kapal ferry yang perlahan menjauh dari dermaga, menyuguhkan lukisan indah daratan yang baru saja ditinggalkan. Rumah-rumah di tepi danau, dan bukit menjadi backgroundnya. Cantik!

Tomok di malam hari

Tiba di Tomok sekitar pukul 7 malam. It's time to say; welcome to Samosir island. Suasana Batak yang kental. Di sekitar pelabuhan suasana begitu ramai. Para pedagang keliling, toko-toko souvenir, dan lapo-lapo yang tak sepi pengunjung. Lapo adalah rumah makan atau warung khas Batak. Ada yang menarik perhatian saya dari lapo ini. Anggap saja ini cafe. Jika di Jakarta yang banyak mengisi cafe biasanya anak-anak muda, dengan istilah mereka yaitu; kongkow. Tapi di lapo-lapo di Samosir ini justru dipenumi orang-orang berusia paruh baya. Mereka berkumpul berkelompok di meja-meja. Beberapa dari kelompok mereka ada yang memetik gitar, dan yang lainnya menyanyi lagu Batak. Indonesia!

Tuk-tuk yang romantis

Memang tak ada pertunjukan yang bisa kita lihat di malam hari di Samosir. Adapun pertunjukan patung yang bisa berjoget dengan iringan musik, yaitu Sigale-gale di Tomok, hanya ada saat siang hari saja. Museum atau makam batu di Tomok pun hanya bisa dinikmati mulai pagi hingga sore. Maka malam di Samosir adalah saatnya menikmati danau Toba dengan cara yang lain.

Foto

Memacu kendaraan berkeliling pulau Samosir. Kami singgah di Tuk-tuk, di sebuah penginapan bernama Maroan Accomodation. Bukan hendak menginap, tapi hanya memesan teh manis sambil duduk-duduk di taman di sisi danau Toba. Tak ada lampu yang sangat terang, hanya beberapa lampu redup. Benar-benar malam yang romantis. Mau bulan madu ala backpacker? Kesini deh! Murah-meriah. Tarif permalam di kisaran Rp70.000,- sampai Rp100.000,- saja kok.

2 jam mengenal sejarah Batak

Paginya pada Minggu, 16 Juni 2013, mulai pukul 8, kami mengunjungi makam batu. Makan ini adalah makan raja Sidabutar. Makam raja Sidabutar 1 yang kami datangi letaknya di pinggir jalan raya. Gratis, tidak ada yang menjaga. Puas berfoto, kami lanjut berjalan ke museum Batak. Letaknya tidak berjauhan. Sebelum sampai di museum, kami melewati rumah-rumah Bolon. Rumah adat suku Batak. Di depan rumah Bolon terdapat Sigale-gale. Pertunjukan belum dimulai, kami cukup berfoto saja.

Makam Raja Sidabutar
 
Sigale-gale dan Tongkat Raja (ukuran raksasa)
Masuk museum hanya membayar Rp3.000,- saja! Murah kan? Disana bisa kita lihat berbagai macam benda peninggalan adat Batak masa lampau. Bisa juga mencoba memakai pakaian adat batak yaitu Ulos, dengan hanya membayar Rp10.000,- Puas deh foto-foto! Selanjutnya sebelum keluar dari kawasan situs makam, kami mampir lagi ke makam raja idabutar 2. Lokasinya masih berdekatan. Bebeda dengan makam raja Sidabutar 1 yang tidak dijaga dan kita bebas keluar masuk sesukanya, di makam ke-2 ini setiap pengunjung wajib memakai ulos yang sudah disediakan sebelum masuk. Dan saat akan meninggalkan makam, ulos dikembalikan dan memberikan sumbangan ke kotak uang dengan jumlah seiklasnya.

Di tempat ini kami juga sempat belanja souvenir loh. Banyak pedagang di sisi kanan dan kiri jalan menuju makam dan museum.

Mampir foto di pinggir jalan


Selesai dengan makam dan museum, kami memutuskan meninggalkan pulau Samosir. Agenda hari ini kami akan ke menara pandang di Tele dan ke air terjun Sipiso-piso. Kami mengambil rute melewati Pangururan, sebuah daerah yang masih di pulau Samosir dan terhubung dengan daratan dan dihubungkan dengan jembatan. Sepanjang perjalanan mata kami masih dimanjakan dengan indahnya panorama danau Toba. Dan di salah satu titik kami berhenti selama 15 menit hanya untuk foto.

Menara pandang di Tele

Panorama Danau Toba dari atas menara pandang
Tele adalah semuah daerah yang ada di Kabupaten Samosir. Di sana terdapat menara pandang yang sangat strategis untuk menikmati panorama Danau Toba. Menara ini tepat di sisi jalan yang menikung curam. Di bagian bawah menara dibentuk taman kecil yang asri dengan bunga berwarna-warni. Biaya masuknya murah ke menara pandang ini, cuma Rp2.000,-
Menara Pandang - Panorama Indah Tele
Taman dan tikungan jalan dekat menara pandang

Air terjun Sipiso-piso

Destinasi terakhir sebelum kembali ke Medan adalah air terjun Sipiso-piso. Air terjun ini masih terletak di tepi Danau Toba. Berada di ketinggian 800 mdpl, di daerah Tongging, tidak jauh dari Berastagi. Tinggi air terjun mencapai 120 meter, dan mendapat predikat air terjun tertinggi di Indonesia. Konon, Sipiso-piso diambil dari kata piso (pisau), dinamakan demikian karena air yang jatuh menyerupai bilah-bilah pisau yang tajam. Dibuatkan tangga menuruni lereng bukit jika pengunjung ingin sampai ke bawah, ke sungai di dasar air terjun. Atau, cukup dengan berdiam diri saja di sekitar parkiran mobil, pengunjung dapat menikmati bukan hanya panorama air terjun yang diapit bebukitan, tetapi juga panorama Danau Toba.
Panorama Danau Toba dari Sipiso-piso

10 komentar: Leave Your Comments

  1. cantiknyaaaaaaa
    Kapan aku kesana
    >.<

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hope for the best. hihihi.. rajin-rajin hunting tiket pesawat murah dari sekarang. :)

      Hapus
  2. Waah ok banget reviewnya. Mau nanya dong, jadi nginepnya kalo cuma sehari disana cukup ya? Kalau biaya sewa avanza nya dari medan brp ya? oiya satu lagi, kira2 total biaya kl mau jalan2 ke samosir itu abis brp yaa? Thankyou banget yaa infonya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hallo Aitiiiy, Kemarin waktu kesini memang cuma nginep semalam kok. untuk itinerary dan budget bisa cek di blog pribadiku yaa :) ini linknya http://nurulnoe.com/itinerary-3d2n-ke-medan-sumut/

      Hapus
  3. Assalamualaikum dan salam sejahtera. Kami dari Herry Cuti Bajet Medan menyediakan Pakej percutian bajet ke Medan, Indonesia dengan harga yang sangat bajet tapi selesa dan menyenangkan. Pakej termasuk semua, anda hanya perlu bawa duit untuk shopping. Tidak risau lagi kos tambahan. InsyaAllah Semua Happy...(^_^)



    Hubungi kami untuk harga Menarik lagi Jimat $$$$$:

    Facebook: Herry Cuti Bajet Medan
    Instagram: herry_tour_medan
    Email: herrycutibajetmedan@gmail.com
    Call/WhatsApp:
    +62 813 9788 0156 (Herry)------->>>>****INDONESIA****
    +6013 4618637 (Ina)------------->>>>****MALAYSIA****

    BalasHapus
  4. 4D3N MEDAN LAKE TOBA TOUR
    (1Nite Parapat, 1 Nite Berastagi, 1 Nite Medan
    --------------------------------------------------------------------
    DAY 01 : ARRIVAL MEDAN – TEBING TINGGI – PARAPAT (L,D)
    Arrival at Kuala Namu International Airport. After customs clearance, meet our representative and Tour Guide who will take you to start the tours by using tourist Coach or Van. Transfer to the local restaurant for lunch. Then, depart to Parapat-drive along the road which offers the endless view of Rubber and Oil Palms Plantations through the journey. Stop should be made at Pematang Siantar for shopping of local product such as Kacang Tumbuk “Ting Ting, Teng Teng”, Other snacks Etc. Arrived in Parapat then check in to hotel for overnight stay, the rest of the day is free on your own leisure. Dinner served at the local restaurant.

    DAY 02 : PARAPAT – SAMOSIR ISLAND – BERASTAGI (B,L,D)
    After breakfast at hotel, ready for Samosir island excursion by Boat to visits
    Tomok village, to see the Tombs of The King Ompu Sidabutar & Shopping place. Ambarita village, to see the Traditional Batak village with ancient megalithic Furnitures. Return to Parapat for lunch at local restaurant. Afterwards proceed to Berastagi–a mountains resort with it’s refreshing weather and magnificent mountains scenery which has an abundance of Flowers, Vegetables and Fruits. En-route stops at Panorama Simarjarunjung hill (Sanitary stop),Sipiso-Piso waterfall. Arrived in Brastagi then to visit the Central Fruits Market (Shopping Place). Afternoon check in to hotel. The rest of the day is free on your own leisure. Dinner served at the hotel or local restaurant.

    DAY 03 : BERASTAGI – MEDAN (B,L,D)
    After breakfast, proceed on two hours down the hill to Medan. Visit Lumbini Park. Arrival in Medan then city sight seeing to visit a several points of interest such as the Maimoon Palace, Al-Matshun Grand mosque. After lunch at the local restaurant, and then proceed to the shopping areas as follow Danar Hadi Batik emperium and others whole Batik sellers in Medan, including to Pasar Ikan market and Malls. Afternoon check in to hotel for overnight stay. Dinner served at the local restaurant.

    DAY 04 : HOTEL – AIRPORT (B)
    After breakfast, free program before transfer to the airport for your flight home..END OF SERVICE





    Thanks /Regards

    HAMZAH SARAGIH Tour Guide Medan Sumatra Utara - IndonesiaTelp // WhatsApp : +6282160211106 Email : hamzahsaragih@ymail.com
    Web : http://hamzahsaragih.blogspot.com facebook : Hamzah Saragih Ym : Hamzah Saragih

    BalasHapus
  5. salam, kami ada menyediakan ground pakej ke Medan, Indonesia dengan harga yang sangat puas hati. In shaa Allah servis yang terbaik kami berikan untuk anda ^_^
    Instagram : @percutianbajet
    Whatsapp/sms Only: 6012-6047593

    BalasHapus
  6. Air terjunanya itu lho,,, yg bikin ngiler penegen kesana,,

    BalasHapus
  7. Air terjun Sipiso-piso, itu keren banget,,,,

    BalasHapus