WHAT'S NEW?
Loading...

ACTION!! Karena Kita Gak Cuma Wacana


Buat kamu yang lagi mulai membaca tulisan ini, pertanyaan pertama kami adalah “Apa kamu udah pernah sempat baca tulisan More ThanTraveling Point?

Kalau belum, kami sarankan untuk membaca tulisan itu terlebih dahulu sebelum beranjak lebih jauh membaca paragraf-paragraf di bawah ini. Bukan apa-apa, coba bayangin aja kalau misalkan kamu langsung nonton film The Two Towers gak pake nonton The Fellowship of the Ring. Nikmatin mungkin bisa, tapi ngertiin sendiri alur ceritanya The Lord of The Rings? Kurang lebih begitulah.

Membawa slogan More Than Traveling Point bukan hal mudah. Karena melaksanakan kegiatan plus-plus sembari jalan-jalan ternyata bukan hal mudah. Tapi bukan berarti kita menyerah dengan tantangan ini, sambil bersahut-sahutan dengan rekan-rekan yang lain, Alhamdulillah, dari segudang aktivitas yang kita jalanin, kita selalu mampu menyisipkan kegiatan MTTP. #bangga #seneng  #bahagia #lemparserpihanbungabungahati 

Tulisan ini dibuat sebagai traveling log, catatan tentang apa saja kegiatan MTTP yang pernah Backpacker Koprol jalani. Rencananya tulisan ini akan selalu diupdate. Harapannya, kegiatan kita akan selalu mampu berjalan, menjadi lebih baik, dan meracun banyak orang dengan jalan-jalan yang bermanfaat bagi lingkungan dan para petualang. Bukan sekedar ide yang akhirnya jadi pepesan kosong.


Feel as Real Backpacker

Berpetualang tanpa banyak perencanaan dan persiapan, menjelajah tempat baru, dan melibatkan teman-teman peserta Te-We untuk berjalan menuju destinasi tanpa banyak petunjuk adalah inti dari kegiatan Real Backpacker. Apakah teman-teman Koprolers pada mengeluh? Tidak, mereka pulang dengan berseri, penuh senyuman dengan banyak cerita.

Workshop TeWe, Travel Writer


Banyak sebenarnya yang bisa dilakukan oleh seorang traveler ketika bepergian, salah satunya adalah dengan membuat catatan perjalanan. Membuat perjalanan menjadi lebih menantang dan penuh arti. Namun ternyata tidak mudah, menulis ternyata tidak sekedar mencoret kertas putih. Ada hal yang harus kami perhatikan, terutama mengenai "angle penulisan". Demikian petuah yang diajarkan oleh Gol A Gong, penulis novel Balada si Roy, dalam acara Backpacker Koprol: Te-We, More Than Traveling.

 Save The Earth For Children

Mengajak teman-teman untuk peduli dengan generasi penerus, anak-cucu kita, yang salah satunya dilakukan dengan simbolisasi menanam pohon di pelataran halaman Rumah Dunia. Kenapa harus menanam pohon? Dengan kemajuan era globalisasi, gedung-gedung kini makin bertambah banyak, tanah kosong makin menyempit, dan udara segar makin sulit diperoleh. Harapannya adalah dengan menanam pohon, teman-teman bisa mulai peduli, bahwa apa yang kita tanam sekarang, pada akhirnya manfaat investasi positif itu akan diterima oleh generasi penerus kita. Karena perlu disadari, kita manusia bukan manusia individu, tapi manusia yang perlu melestarikan generasi kita.

Bakti Sosial di Sekolah Yayasan Swadipa

Berkunjung ke pulau Sebesi, pulau di kawasan wisata Krakatau yang bisa dikategorikan sebagai pulau yang cukup terpencil dengan sarana transportasi kapal motor seadanya, dan listrik yang masih digilir, kami menyempatkan waktu untuk datang ke SD Negeri Tejang. Bercengkrama dengan anak-anak sekolah, bermain bersama, dan memberikan sumbangan buku yang kami harapkan dapat menambah wawasan dan pengetahuan mereka untuk maju menjadi orang yang lebih baik lagi.

Berkunjung ke Penangkaran Penyu

Penyu ternyata makhluk yang bisa dikategorikan lemah ketika mereka lahir. Dari sekian banyak tukik yang lahir dari telur, hanya segelintir yang mampu bertahan hidup sampai dewasa. Hal ini disebabkan karena perjuangan yang perlu mereka lakukan dalam menghadapi kerasnya lingkungan dan ganasnya predator. Hal inilah yang kami ketahui ketika berkunjung ke Penangkaran Penyu di Pulau Kepala Dua ketika Escape ke Harapan Island

Mari Menanam Mangrove

Mangrove adalah tanaman air yang ternyata memiliki segudang manfaat. Hampir di sekitar garis pantai Pulau Harapan kita bisa melihat banyaknya tanaman ini. Oleh karena itu, kami juga melibatkan peserta untuk menanam bibit tanaman yang mampu menjaga garis pantai supaya stabil dan melindungi dari erosi ini. Di sisi lain, tanaman mangrove juga digunakan sebagai tempat pembibitan ikan atau udang.

Mengenal Kampung Betawi

Kegiatan kopi darat Backpacker Koprol yang bisa mengenalkan yang tadinya asing, dan mendekatkan yang sudah dekat, ternyata tidak harus sambil minum kopi kalengan di mini market. Hal lain yang bisa kita lakukan adalah mengenal dan menikmati tarian khas dan lenong ala Betawi sambil ngeces meliat makanan yang terjaja di sekitaran Setu Babakan.


Silahturahmi dengan Teman-Teman @BackpackerMedan

Jalan-jalan gembel ke kota orang itu biasa. Tapi ketemu kenalan baru di tempat baru, itu luar biasa. Itulah yang terjadi waktu kemarin temen-temen Backpacker Koprol bertandang ke Medan. Gak cuma jalan, di sana kami berkenalan dengan temen-temen dari Backpacker Medan. Orangnya asik-asik, gokil, ramah, dan super baik. Semoga hubungan kami ini gak cuma one-night-stand yah, Melva *lho? :p

Kami yakin, masih banyak hal-hal positif lainnya yang bisa dilakukan. Dan kami yakin, orang-orang yang memiliki misi yang sama untuk jalan-jalan dengan MTTP itu ada banyak, sehingga apa yang kami lakukan ini masih akan berlanjut terus. Bagi teman-teman yang punya saran atau ide untuk kegiatan MTTP selanjutnya, mungkin bisa sharing idenya melalui komentar di bawah ini, atau bisa share melalui Facebook.


…to be continued…

15 komentar: Leave Your Comments

  1. salut dan bangga
    akan Backpacker Koprol
    Walaupun baru ikut di kegiatan Kopdar Setu Babakan tapi banyak cerita yang bisa kita dapatkan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Naah.. next event ikut lagi yaah ;) Belum ketemu saya khaannn.. hihihihi

      Hapus
    2. Terima kasih, Akbar!
      Anaknya pada asik2 kan ya?
      *klo gak bilang asik, ntar dicubit di belakang :))

      Hapus
  2. ditunggu lah kelanjutan cerita medannya...
    salam koprol dari Medan :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha... ini jadi hutang deh, xoming soon yaah :)

      Hapus
    2. Tunggu ya cerita kami ketika di Medan :D

      Hapus
  3. Pengen ikut koprolan bareng MTTP, gimana caranya ya? salam backpacker baru ni Kak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama nih pengen ikutan juga hehe...

      Hapus
    2. yuk mari mendekat dan bergabung, bisa ditengok di group facebook atau twitter

      atau kami salin kalian punya email yah, ntar dikirim via email klo ada acara :D

      Hapus
  4. kayaknya seru yaa
    nggak hanya melibatkan kelompok backpacker tetapi semua masyarakat >.<

    BalasHapus
  5. seru ya.. apalagi gak kebayang disuruh menulis catatan, sementara pikiran udah kemana-mana, pengen barbekyu, renang, main-main di pantai, narsis-narsis :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk hal-hal positif kadang memang harus dipaksakan ya :D
      semoga jadi terpaksa yang menyenangkan..

      Hapus
  6. backpacker regional mna nh??
    jdi pngen ikutan gmna cra'a..??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai rahmat, gabung ke grup facebook ya; Backpacker Koprol Forum.. ditunggu..

      Hapus