WHAT'S NEW?
Loading...

Koprol Nggak Harus Jauh

Long weekend tiba di penghujung bulan Maret 2013. Galau karena ngeliat status ter-update di jejaring sosial. Semua oarang live report perjalanan tripnya. Ada yang upload foto indahnya sunrise dari menara pandang di Taman Nasionan Baluran. Ada yang sekedar nulis; "On the way to... bla bla bla." Ada yang BBM tanya-tanya rute menuju desa Sawarna, atau sekedar tanya; "Hai, besok long weekend mau kemana?" Bahkan ada yang sms minta dikirim pulsa karena lagi naik travel menuju Jawa Tengah. Sementara gue? hehehe..., dirumah saja!

Sebagai seorang yang lagi kecanduan jalan-jalan, rasanya sayang banget kalo ada libur dan nggak dimanfaatkan buat koprol. Tapi apa mau dikata? keadaan memang nggak memungkinkan untuk pergi. Dengan berbagai alasan tentunya. Bisa jadi karena harus tetap masuk kerja, ada acara keluarga, berharap didatengin pacar pas weekend (ecieehh..), atau juga mungkin karena nggak ada budget.

Tapi, apakah lantas karena semua alasan itu kita jadi orang yang sangat menderita? Bisa iya, bisa juga enggak. Menurut gue sih, koprol itu nggak harus jauh. Nggak harus ke tempat baru di luar kota yang luar biasa exotisnya dan bikin ngiler karena banyak dibahas di trip advisor. Karena sebenarnya, disekitar tempat tinggal kita juga banyak kok destinasi wisata yang bisa kita datengin, nggak butuh waktu lama, juga nggak makan biaya besar. Apalagi kalo bisa ngajak keluarga sekalian. Selain refreshing, momen jalan-jalan bareng keluarga juga bisa jadi media untuk menjalin suasana keakraban yang lebih intens.
Bersama anak-anak dan Helen, traveler dari Palu
Contohnya, disekitar Serang, tempat tinggal gue sekarang. Ada banyak tempat rekreasi yang bisa jadi alternatif untuk liburan. Ada situs sejarah Banten Lama, dimana disana banyak banget yang bisa dilihat. Ada reruntuhan istana kerajaan Banten abad XVI, masjid dan klenteng yang juga dibangun pada masa kejayaan kesultanan Banten, benteng peninggalan VOC, dan ada juga Museum Kepurbakalaan Banten. Kawasan situs sejarah tersebut bisa dijangkau hanya 10 menit dari rumah dengan kendaraan. Kawasan ini bisa jadi sarana untuk mengenal sejarah dan budaya. Gue biasa ajak anak-anak ke situ sejarah ini, dan meski sudah beberapa kali kesana, tetapi mereka nggak pernah bosan untuk kembali lagi.

Ada juga sebuah bukit yang jaraknya hanya beberapa ratus meter dari rumah. Namanya Gunung Pinang. Tingginya hanya 300 mdpl. Gue juga sering ajak anak-anak hiking ke bukit ini. Dari puncak bukit, kita bisa melihat panorama teluk Banten. Untuk mencapai puncaknya, kita bisa berjalan santai melalui jalan beraspal yang dibuat melingkari bukit, hanya sekitar 2 kilo meter saja. Udaranya sejuk, pemandangan hutan yang hijau, dan iringan kicauan burung akan menemani selama masuk ke kawasan Gunung Pinang ini. Di bukit ini juga ada down hill track yang pada hari libur selalu ramai oleh para pecinta sepeda gunung. Ada juga track off road untuk para pecinta sport motor trail atau jeep.

Kalo pingin ke Pantai, Anyer nggak terlalu jauh juga. Tapi kalo nggak mau ke Anyer karena berbagai alasan seperti lumayan jauh, macet dan rame wisatawan dari luar kota yang datang ke Anyer. Ada juga kok pantai yang deket di daerah Serang, ada Pulau Burung atau Pulau Lima di teluk Banten. Selain dua pulau tersebut, masih ada banyak pulau di teluk Banten untuk dijelajah, seperti pulau Tunda, pulau Panjang, pulau Kubur, dan lain-lain. Banyak aktivitas bisa dilakukan, nggak cuma menikmati suasana pantai. Di Pulau Lima misalnya, bisa naik banana boat, atau menyewa rumah apung yang bisa ditarik dengan boat ke tengah laut lalu memancing (nah yang ini gue belom coba). Atau di pulau Burung, bisa mengamati berbagai jenis burung yang tinggal disana. Di pulau-pulau lain bisa snorkeling juga seperti di pulau Tunda.

Atau ingin wisata yang beda? Serang sebagai ibukotanya provinsi Banten juga sudah mulai punya Desa Wisata loh. Tapak Bumi Village namanya. Merupakan desa wisata ramah lingkungan yang letaknya di pesisir Teluk Banten. Dengan bangunan-bangunan unik yang dibuat dari bambu, pembangkit listrik dengan kincir angin dan wisata kuliner bandeng bakar lumpur, menjadi daya tarik di desa ini.

Disamping semua destinasi wisata yang sudah gue sebut di atas itu, masih banyak lagi destinasi yang ternyata belum pernah gue datangi. Di daerah Cilegon misalnya, ada water park di kawasan Ruko Cilegon Green Megablock, ada Krakatau Jungle tempat untuk outbound di seberang Hotel Permata Krakatau, ada Rawa Danau yang merupakan danau tropis air tawar dan mulai langka di dunia, dan mungkin ada banyak lagi yang lain yang bahkan gue nggak tau apa namanya.

Jadi, apakah sekarang gue masih galau setelah menyadari banyak destinasi wisata di sekitar tempat tinggal gue? Semoga enggak ya, hehe.. Hari ini, Kamis 28 Maret 2013. Menjelang Long Weekend, dan gue mulai bikin rencana untuk jalan-jalan ke tempat yang deket-deket aja. Yes! Koprol Nggak Harus Jauh-Jauh. Bagaimana dengan kamu? Yang senasib sama gue, coba angkat tangan. Dan yuk share, ada destinasi wisata apa aja di sekitar rumah mu?

1 komentar: Leave Your Comments

  1. Terima kasih idenya, tapi terkadang kalau yg dekat terus bosan juga,,,

    BalasHapus