WHAT'S NEW?
Loading...

Berenang diatara ubur-ubur di pulau Sebuku

"Tidak pernah terbayang sebelumnya,
bagaimana rasanya berenang di antara mahluk laut yang berwarna bening itu,
karena sejauh yang saya tau dari tv bahwa ubur-ubur itu memiliki semacam kaki-kaki
yang bisa menyengat seperti setruman listrik."

Sabtu, 1 Desember yang lalu saya bersama rombongan backpacker koprol mengadakan trip backpacking ke gunung Anak Krakatau, bertolak dari detrmaga Canti-Lampung Selatan, langsung menuju pulau Sebuku kecil. Sekitar pukul 8 pagi tiba di pulau Sebuku kecil, selama perjalanan alam menyuguhkan pemandangan gugusan pulau-pulau yang tertutup pohon-pohon hijau dengan tepian pantai yang berpasir putih dan air laut yang jernih dan terlihat berwarna hijau tosca langsung membius mata. Saya cepat-cepat memakai snorkeling gear dah melompat dari atas kapal ke laut.

Di sebelah kanan kapal yang ditambatkan dengan tali atau tepatnya di sebelah utara pulau Sebuku Kecil, tidak ada terumbu karang atau ikan yang bisa saya lihat, akhirnya waktu yang berjalan saya habiskan untuk berlatih snorkeling. Tiba-tiba saya merasakan tangan dan kaki saya seperti digigiti
semut. Teman-teman saya yang lain juga merasakan yang sama, dan menurut mereka rasa gatal itu adalah akibat dari sengatan ubur-ubur. Saya tidak percaya karena memang belum melihat sendiri apakah benar ada ubur-ubur di laut dekat pantai tempat saya berenang itu.

Satu jam berlalu, saya naik ke daratan untuk bermain  pasir yang lebut dan benar-benar putih, tak lama kemudian terlihat salah seorang teman saya berjalan dari arah selatan pulau dan memberi tahu bahwa pemandangan bawah laut di sebelah selatan lumayan bagus, dan saya langsung bersiap dengan snorkeling gear saya lagi dan menyelam ke arah yang di tunjuk teman saya. Sayang sekali, baru 10 menit bertegur sapa dengan ikan zebra kuning, bunyi peluit terdengar sebagai tanda bahwa rombongan trip harus bersiap kembali ke kapal melanjutkan perjalanan trip ke pulau Sebuku Besar.

Tiba di pulau Sebuku Besar, tanpa menunggu lama saya langsung menyelam. Terumbu karang dan ikan-ikan langsung menyambut saya, namun beberapa menit kemudian saya merasakan gatal yang sama seperti di pulau Sebuku Kecil. Awalnya saya anggap mungkin air laut membuat kulit saya gatal-gatal, dan saya mengabaikannya. Tangan dan kaki saya terus bergerak kesana kemari, sampai akhirnya jari-jari dan telapak tangan saya seperti menyentuh dan reflek memengang sesuatu yang kenyal. Saya menjerit lalu menceritakan hal tersebut kepada teman yang juga sedang snorkeling di dekat saya dan justru mengundang tawa.

Saya kembali melanjutkan penyelaman, tetapi rasa gatal seperti digigit semut itu terus muncul. Sampai akhirnya saya melihat sesuatu bergerak-gerak didepan kaca masker di depan mata saya. Ubur-ubur! ternyata benar, yang membuat saya merasa gatal sejak di pulau Sebuku Kecil memang sengatan ubur-ubur. Akhirnya jelly fish yang digambarkan berwarna ungu dalam film spongebob itu pun benar-benar menarik perhatian saya, kawanan ubur-ubur sebesar kepalan tangan anak-anak itu berenang tepat dibawah badan saya yang hanya diam mengapung di atasnya. Saya sengaja tidak bergerak agar tidak menyentuh kawanan ubur-ubur itu, dan supaya tidak tersengat lagi.

Tepat satu minggu sudah berlalu pengalaman berenang bersama ubur-ubur di pulau Sebuku, benar-benar pengalaman pertama dan tak terlupakan. Sayangnya, warna ubur-ubur yang bening tidak memungkinkan untuk bisa ditangkap kamera, jadi saya tidak punya kenang-kenangan dalam bentuk foto. Hanya sebuah cerita yang bisa saya ingat dan tuliskan.

Langit mendung, tapi pemandangan pulau Sebuku tetap indah.

Tentang Pulau Sebuku
Pulau sebuku terletak di selat Sunda, secara administratif pulau ini masuk kedalam wilayah Lampung. Untuk menuju kesana bisa melalui dermaga Canti di Lampung Selatan dengan menggunakan perahu motor dan membutuhkan waktu 2 jam.

foto: dokumentasi pribadi 

6 komentar: Leave Your Comments

  1. Senennng nya sayaaa, bisa baca,,,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Senennngg nya sayaaa, bisa di koment sama mas Dennys ;) hehehe
      Makasiihh

      Hapus
  2. Wah.. Salam kenal ya, sy juga orng sebuku to http://tomandar.com

    BalasHapus
  3. kak, ada contact person yang bisa dihubungin buat sewa kapal disana?

    BalasHapus
  4. Hub pak jaka aja hp 082227920209,
    081584510125

    BalasHapus