WHAT'S NEW?
Loading...

Tips Traveling tanpa Jetlag

Jet Lag atau juga sering ditulis Jetlag tanpa spasi, merupakan fenomena yang wajar dan banyak terjadi pada para pelaku traveling, terutama bagi mereka yang melakukan perjalanan ke luar negeri yang meiliki perbedaan waktu sangat jauh dengan negeri asal. Lalu jika meraka gagal memperhitungkan perbedaan zona waktu tersebut maka akan mengakibatkan terjadinya gangguan sel-sel otak yang mempengaruhi fungsi biologis. Perbedaan waktu tersebut yang kemudian mengganggu pola alamiah tubuh.


Secara umum Jetlag biasa diartikan sebagai suatu kondisi akibat perubahan jam biologis atau yang biasa dikenal sebagai ritme circadian. Jam biologis ini yang berfungsi mengatur kapan tubuh harus istirahat, kapan tubuh memerlukan makan, dan kegiatan lain selama 24 jam.

Gejala-gejala jetlag biasanya berupa gangguan tidur atau insomnia, kantuk berlebihan di siang hari, nafsu makan berkurang, atau justru mengalami kelaparan pada waktu yang tidak tepat, gejala lainnya seperti sakit kepala, mual, diare atau sembelit, mudah marah dan tidak rasional. Gejala-gejala tersebut yang kemudian tertahans selama beberapa hari sebagai penyesuaian diri terhadap suatu kondisi yang baru. Akan sangat tidak menyenangkan jika kita mengalami jetlag selama traveling. Traveling seharusnya adalah kegiatan menyenangkan, menikmati suasana yang unik di tempat-tempat indah di belahan dunia yang lain yang mungkin selama ini hanya bisa kita lihat di televisi atau berbagai media cetak. Berikut adalah beberapa tips praktis
untuk menghindari jetlag selama traveling.

Bersiap untuk perubahan
Beberapa hari sebelum melakukan perjalanan ke luar negeri dengan zona waktu berbeda, ada baiknya kita mempelajari perbedaan zona waktu tersebut. Kemudian kita bisa mengubah pola kebiasaan harian sesuai dengan zona waktu negara yang akan kita datangi, seperti mengubah jam tidur dan jam makan. 4 hari mungkin waktu yang cukup untuk menyesuaikan diri, sehingga pada saatnya kita tiba di tempat tujuan kita sudah terbiasa dengan kebiasaan waktu di tempat tersebut.

Pilih penerbangan malam hari
Perjalanan ke luar negeri dengan zona waktu berbeda bisanya akan memutuhkan waktu penerbangan yang relatif lama, maka akan sangat menguntungkan jika kita memilih penerbangan pada malam hari dan kita bisa menggunaan waktu dalam perjalanan tersebut untuk tidur, sehingga saat kita tiba di tempat yang kita tuju maka kita akan ada dalam kondisi yang bugar, dan biasanya kita bisa saja tiba pada waktu pagi atau mungkin siang hari. Akan tetapi apabila kita terpaksa melakukan perjalanan di siang hari, maka hindari memilih tempat duduk yang banyak tekena cahaya, karena akan tidak baik jika tubuh terus terkena cahaya selama berjam-jam. Bisa juga dengan menutup jendela kaca dengan tirai jika memang kita mendapat tempat duduk di dekat dengan jendela.

Sediakan air minaeral yang cukup
Perjalanan udara akan membawa kita pada ketinggian yang akan dengan mudah menyebabkan dehidrasi, untuk itu setidaknya minumlah 1 liter air setiap jam meski tidak merasa haus. Kekurangan cairan atau dehidrasi bisa saja membuat kita pingsan, dan tentu saja kondisi tersebut akan membuat kita gagal menikmati perjalanan traveling di negara lain yang ingin kita jelajahi keindahannya.

Hindari alkohol dan kafein
Bagi yang suka mengkonsumsi alkohol dan kafein, sebaiknya 12 jam sebelum melakukan perjalanan udara kita tidak mengkonsinya. Kafein akan membuat kita kesulitan untuk tidur selama dalam perjalanan, akibatnya tubuh akan terus terjaga dan tubuh yang kurang istirahat akan membuat kita kelelahan dan lesu saat tiba di tempat tujuan. Sedangkan alkohol akan membuat kita mudah merasa haus dan dapat menyebabkan dehidrasi karena alkohol menjadi semakin cepat bereaksi pada perubahan ketinggian perjalanan udara.

Menghirup udara segar
Segera setelah tiba di tempat tujuan, keluarlah dari pesawat dan menghirup udara segar sedalam-dalamnya. Gerakan tubuh dengan bebas dan berjalan-jalan di bawah sinar matahari langsung, regangkan otat-otot setelah terlalu lama duduk dalam pesawat. Hal ini akan membantu tubuh kita untuk menyesuaikan diri dengan waktu dan lingkungan baru.

Mengkonsumsi melatonin
Melatonin adalah suplemen yang bisa membantu menjaga ritme tubuh dan memegang peranan penting saat kita tidur. Melatonin relatif lebih aman dibanding obat tidur. Mengkonsumsi melatonin sebelum perjalanan udara, lalu berusaha tidur akan membuat tubuh menjadi segar dan bugar pada saat tiba di tempat tujuan.

Berfikir positif dan tetap tenang
Menjaga kondisi fisik dan mental dengan tetap berfikir positif, hindari khawatir yang berlebihan dan tetap tenang akan sangat membantu ada selama traveling, sehingga saat menemukan permasalahan kita akan tetap bisa berfikir untuk menemukan solusi yang tepat.

Sementara ini memang jetlag belum diketahui penyebabnya secara pasti, bahkan seorang traveler profesional pun bisa saja mengalami gangguan jetlag ini. Akan tetapi dengan beberapa tips tersebut semoga kita bisa meminimalkan resiko jetlag sehingga kita bisa menikmati traveling tanpa jetlag.

0 komentar:

Posting Komentar