WHAT'S NEW?
Loading...

Pulorida dahulu Florida kemudian

Rasanyanya bosan jika hari minggu hanya berdiam diri seharian di rumah saja, yups.., tepat jam 1 siang setelah hujan yang turun sejak pagi akhirnya reda, saya memutuskan untuk pergi ke pantai. Berhubung perbaikan jalan Cilegon - Anyer masih dalam perbaikan dan belum selesai sejak awal tahun 2012 hingga sekarang, saya fikir memang bukan pilihan bijak jika memilih Anyer untuk refreshing kali ini. Lalu saya teringat sebuah pantai yang ada di kota Merak, Cilegon. Adalah pantai Pulorida yang letaknya sekitar 4 kilometer dari pelabuhan penyeberangan Merak ke arah utara. Pantai Pulorida dpat ditempuh melalui tol Jakarta-Merak, memerlukan waktu kurang lebih 2 jam dari kota Tangerang.


Sekilas mendengar namanya, saya teringat sebuah pantai di sebuah pantai di negara bagian Amerika Serikat yang disebut-sebut karena keindahannya, Florida. Tetapi, apakah saya bisa menginjakkan kaki ke pantai Florida? Mungkin saja, karena memang cita-cita saya tidak hanya menamatkan  penjelajahan  ke  seluruh Indonesia tetapi juga seluruh dunia, maka sebelum ke
Florida, yuk kita intip Pulorida.

Pantai Pulorida memang tidak terlalu terkenal jika dibandingkan dengan pantai-pantai yang ada di Anyer. Akan tetapi pantai Pulorida bisa dijadikan pilihan untuk bersantai menikmati suasana pantai. Tiket masuknya tidak terlalu mahal, hanya Rp40.000,- untuk kendaraan roda empat, dan hanya Rp10.000,- untuk kendaraan sepeda motor, atau Rp5.000,- saja per orangnya. Pantainya landai dengan pasir berwarna agak kecoklatan, bisa berenang bebas karena hampir tidak ada ombak yg cukup besar.

Bermain Canoe
Tidak banyak sarana permainan water sport yang sedang populer seperti banana boat layaknya di pantai-pantai lain pada umumnya. Hanya ada permainan canoe dengan biaya sewa Rp25.000,-. Dengan canoe ini kita bisa mencoba mengekplorasi pantai Pulorida dengan menggunakan dayung. Atau pilihan lain, ada penyewaan kapal boat kecil kapasitas maksimal 10 orang, dengan merogoh kocek sebesar Rp10.000,- per orang kita bisa lebih bebas menjelajah melihat-lihat area pelabuhan merak, PLTU Suralaya, atau mengitari sebuah pulau kecil yang ada di pantai Pulorida, letak pulau ini sekitar 1 kilometer dari bibir pantai. Tahun 2004 yang lalu saya sempat ke pantai Pulorida ini, dan ada jembatan kayu yang di bangun dari ujung pantau sampai ke pulau kecil tersebut, dan berdasarkan informasi yang saya dengar jembatan tersebut mulai rusak, kayu-kayunya rapuh hingga robo dan tidak diperbaiki malah justru dihilangkan.

Jika cuaca sedang cerah, dari pantai ini samar terlihat ujung pulau Sumatra dengan gunung Rajabasa di provinsi Lampung, atau pemandangan lain yaitu empat cerobong PLTU Suralaya yang selalu mengeluarkan asap. Keindahan yang saya gambarkan tersebut adalah yang saya ingat 8 tahun lalu, sekarang keindahannya agak tercemar dengan banyaknya kapal-kapal tongkang pengangkut batu bara milik PLTU Suralaya. Meski sedikit kecewa, saya tetap berusaha menikmati liburan hari minggu saya kali ini. Dengan menyewa tikar seharga Rp10.000,- saya dapat bersantai setelah asik menulis di atas pasir coklat, mengabadikannya dengan kamera handphone, dan mengambil beberapa foto untuk dokumentasi. Kali ini saya memutuskan untuk tidak berenang, sepertinya lebih baikbersantai merasakan angin yang lebih dingin dari biasanya sambil menikmati otak-otak yang saya beli dari pedagang yang berkeliling menawarkan makanan khas banten tersebut kepada para pengunjung.

Karena cuaca yang masih agak mendung sepertinya akan kembali turun hujan, perlahan gerimis mulai turun. Saya segera masuk kedalam mobil dan pulang setelah sebelumnya mencuci kaki di kamar mandi yang disediakan dan membayar Rp2.000,- untuk fasilitas bilas yang didalamnya terdapat bak mandi dan shower. 2 Jam yang lumayan untuk liburan hari ini, dan mungkin nanti saya butuh 2 minggu untuk menjelajah Florida. Maybe!

Senja di pantai Pulorida

2 komentar: Leave Your Comments

  1. pernah kesana dan pantainya ya begitulah,, gak bagus..

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya ya sist, memang kurang bagus pemandangan lautnya dengan adanya kapal-kapal tongkang itu, tapi lumayan untuk liburan penduduk sekitar :)

      Hapus