WHAT'S NEW?
Loading...

Mercusuar di Pantai Bojong, Anyer

Sudah pernah berlibur ke salah satu tempat wisata pantai yang ada di Anyer? Kalau jawabannya adalah 'ya', pasti sudah pernah juga melihat Mercusuar di desa Cikoneng, kecamatan Anyer, kabupaten Serang. Mercusuar yang menjulang tinggi dengan warna putih ini adalah bangunan paling tinggi diantara bangunan yang ada disekitarmya, lokasinya berada di pinggir pantai terdekat jika wisatawan hendak berwisata di daerah pantai Anyer melalui jalur utama Serang-Cilegon-Anyer. Sehingga mustahil jika tidak melihat Mercusuar yang ternyata memiliki cerita sejarah memilukan bagi Indonesia, dan karena sejarahnya pula pantai dengan mercusuar ini menjadi salah satu tujuan wisatawan asing yang datang ke daerah Anyer, Banten.

Mercusuar dengan tinggi 75.5 meter dan terbagi menjadi 16 lantai dengan 286 anak tangga ini dibangun tepat pada KM.0 jalan Anyer-Panarukan. Pada titik inilah dimulai pembangunan proyek jalan sepanjang 1.806 KM Anyer-Panarukan pada masa pemerintahan Hindia-Belanda yang dipimpin oleh Gubernur Jenderal Deandles dan memakan banyak korban jiwa rakyat Indonesia dengan sistem kerja rodi. Di kawasan pantai Bojong ini dapat kita lihat prasastinya
yang berbentuk patok/tonggak sebagai tanya titik KM.0 jalan raya pertama di pulau jawa dan masih dipakai sampai sekarang.

Sejumlah wisatawan asing berpose di Mercusuar
Seperti yang kita tahu bahwa fungsi mercusuar adalah sebagai penunjuk arah lalu lintas kapal, pada awalnya mercusuar ini dibangun dengan batu bata, yang kemudian hancur karena letusan gunung Krakatau pada tahun 1883, dan sampai sekarang masih dapat kita lihat berupa pondasinya saja. Kemudian pada tahun 1885 dibangun kembali mercusuar dengan konstruksi baja. Mercusuar ini sangat penting perananya untuk menentukan arah mata angin di selat sunda dan menentukan batas daratan & lautan serta sebagai rambu penerangan kapal-kapal pedagang VOC yang berlayar melintasi selat sunda sebagai merupakan jalur pelayaran internasional pada abad 18-an. Sekarang mercusuar ini masih sering digunakan oleh dinas perhubungan sebagai alat bantu navigasi laut bagi kapal yang melintasi selat Sunda.

Teakhir kali saya mengunjungi pantai ini pada November 2008, awalnya hanya ingin sekedar menghabiskan waktu liburan hari minggu di pantai yang tidak terlalu jauh dari tempat tinggal saya di Cilegon dan harga tiket masuknya tidak terlalu mahal, tetapi ternyata setelah melalui pintu gerbang yang membuat saya tertarik adalah mercusuar beserta peninggalan-peninggalan sejarah lainnya. Saya pun berkesempatan untuk masuk dan berjalan menaiki anak tangga sampai ke puncak mercusuar, hanya dengan membayar sebesar Rp1.000,- saja. Sebelum masuk ke dalam mercusuar, saya sempat membaca sebuah prasasti yang ada tepat diatas pintu masuk mercusuar yang bertuliskan bahasa Belanda.

Dari puncak mercusuar kita dapat melihat pemandangan laut lepas selat Sunda, jika cuaca cerah 3 gunung anak Krakatau juga terlihat dengan asap tipis mengepul. Menikmati sore dengan lukisan langit berwarna keemasan juga bisa kita dapatkan di pantai Bojong ini, meski tidak dapat berenang dengan bebas karena pantainya berkarang. Harga tiket masuknya juga murah, hanya Rp4.000,- per orang. Jadi jangan ragu untuk mencicipi wisata di pantai Bojong, karena selain wisata pantai kita juga bisa sekalian wisata sejarah, ini yang disebut "sekali mendayung, 2-3 pulau terlampaui'.
Dan sebenarnya saya tertarik untuk mebuat tulisan ini karena seminggu yang lalu saya menonton sebuah acara traveling di sebuah stasiun televisi swasta, membahas tentang sejarah dan misteri Mercusuar Anyer ini. Dari acara tersebut juga saya tahu cerita-cerita dari penduduk sekitar bahwa terkadang di tengah malam ada penampakan perempuan dengan gaun khas Belanda terlihat dari jendela yang terbuka. waah sereem juga ya..!

Foto-foto by Google image
Tonggak penanda KM.0 jalan Anyer-Panarukan
Prasasti diatas pintu Mercusuar
Pemandangan ke bawah dari puncak mercusuar
Sunset di pantai Bojong

5 komentar: Leave Your Comments

  1. Hari Sabtu tanggal (26 Jan 2013) kemarin ke sana, harta tiket masuk ke Mercusuarnya udah beda.
    Masuk daerah Mercusuar jadi bayar Rp 5000.
    Mau naek ke dalam Mercusuar bayar Rp3000

    BalasHapus
    Balasan
    1. kondisi bangunan mercusuar juga sudah jauh lebih baik, setiap pegangan/pagar tangga yang menghubungkan setiap lantai terlihat bahwa itu besi baru. Dulu waktu saya kesana th 2008 tidak hanya anak tangga dan pagar tangga yg rusak dan rapuh, tapi lantainya juga banyak berlubang. Sekarang semua sudah diganti dengan besi-besi baru. Lebih nyaman saat naik sampai ke puncak. :)

      Hapus
  2. kmaren baru dr sana.. alhamdulillah masuk area ga d minta bayaran.. dan naik k menara hanya 3ribu saja ;D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha beruntung ya pas masuk nggak diminta bayaran, kenal sama penjaga portal? atau pake pintu ajaib ;)

      Hapus
  3. Saya juga mau kesana tapi pengen juga nikmati air lautnya
    Kira-kira yg deket dari situ dimana ya , pengen berenang nih hhehe

    BalasHapus