WHAT'S NEW?
Loading...

Karang Suraga, Anyer

Pantai. Siapa yang tidak suka berwisata ke pantai? Saya yang nota bene bekerja di sebuah perusahaan industri kimia yang letaknya persis di pinggir pantai saja tidak bosan untuk berwisata lagi dan lagi, ke pantai yang menawarkan banyak hal untuk sekedar keluar dari rutinitas.


Adalah pantai Anyer yang ada di provinsi Banten. Kebetulan saya tinggal di Banten dan tempat kerja saya berbatasan antara Cilegon dan Anyer. Kadang pada jam setelah pulang kerja saya dan teman-teman langsung ke pantai untuk menikmati suasana sore. Meskipun tidak mungkin untuk bermain air, setidaknya disana saya bisa melakukan hal-hal yang tidak pernah saya
lewatkan jika berada di pantai, yaitu menulis diatas pasir.

Sekitar bulan Februari 2012 lalu, saya dan 2 teman saya yang lain secara spontan (alias tanpa berencana dari jauh hari), sore hari setelah bekerja memutuskan untuk ke pantai, dan kami meluncur ke Pantai Karang Suraga, Anyer.  15 menit perjalanan dari tempat kerja saya dan kami langsung sampai di pantai yang bersebelahan dengan wisata pantai Karang Bolong yang selalu ramai dikunjungi wisatawan terutama dari luar Banten, seperti Jakarta.

Pantai Karang Suraga sore itu sepi, cuacanya sedikit berawan sehingga tidak bisa melihat sunset. Tetapi hamparan pasir yang bersih cukup membuat saya senang berlarian bebas ditengah terpaan angin laut (serasa pantai milik pribadi). Biasanya pada hari libur pantai Karang Suraga selalu ramai dikunjungi baik penduduk sekitar Anyer, Serang dan Cilegon, maupun wisatawan yang datang dari Jakarta.


Pantai yang berjarak sekitar 143 km dari Jakarta, dan atau sekitar 50 km dari Serang-Banten ini memiliki garis pantai berpasir yang cukup lebar dan landai, serta ombaknya yang cukup besar akan membuat para pengunjung bebas bermain pasir, dan lebih nyaman untuk berenang karena dasar pantainya tidak terdapat banyak karang yang bisa membuat pengunjung terpeleset saat arus balik.

Selain itu pengunjung juga dapat dengan nyaman menyusuri pantai tanpa gangguan pedagang asongan yang terkadang agak memaksa. Untuk yang memiliki nyali lebih, di pantai ini juga bisa menikmati permainan yang cukup populer yaitu banana boat, dengan harga Rp25.000,- per orang. Mengapa saya katakan harus bernyali lebih? Terkadang pengemudi boat yang menarik balon udara besar berbentuk pisang ini menumpahkan penumpangnya ke laut, sehingga  meskipun penumpang menggunakan life jacket dan dijamin tidak akan tenggelam, tetap saja akan menimbulkan efek panik, terlebih pada beberapa orang ada yang phobia laut.

Dan bagi yang tidak suka berpanas-panasan bermain pasir dan air, di pantai Karang Suranga memiliki tanah yang selain ditumbuhi banyak pohon kelapa, juga banyak pohon-pohon yang rindang sehingga dapat dijadikan tempat berteduh yang sejuk. Bisa juga dijadikan tempat beristirahat setelah puas bermain sambil menikmati kelapa muda.

Photo by. Google Image
Tarif masuk ke pantai Karang Suraga relatif murah, cukup dengan Rp10.000,- untuk kendaraan bermotor, dan Rp25.000,- untuk kendaraan roda empat. Dan berhubung saya dan teman saya kenal dengan pengelola pantai Karang Suraga, sore itu saya diijinkan masuk dengan gratis.

Area parkir yang cukup diatas lahan yang penuh tertutup dengan rumput hijau seperti lapangan. Tersedia juga fasilitas lain seperti tempat mandi/bilas dan mushola, meski keadaan tempat mandi dan mushola ini agak minim, atau dengan kata lain kadaannya agak memprihatikan karena kurang dijaga kebersihannya. Maka disarankan untuk membawa perlengkapan ibadah sendiri seperti sajadah dan mukena agar bisa beribadah dengan nyaman.

Pantai Karang Suraga, tempat yang cocok untuk yang ingin sekedar berwisata murah meriah (low budget). Pesan saya sebagai penulis, jika ada yang hendak koprol ke pantai di sekitar Anyer, kabar-kabari ya. Salam Koprol.

1 komentar: Leave Your Comments

  1. Ada rencana sama temen2 mau kesana akhir minggu ini..
    disana ada penginapan juga kah?

    BalasHapus