WHAT'S NEW?
Loading...

Menjadi Te-We (Travel Writer)


Ini bukan resensi buku. Saya cuma mau sharing aja. Silakan disimak. Beberapa saat yang lalu saya baru saja selesai membaca buku terbaru dari Gol A gong yang berjudul “Te We”. Buku setebal 103 halaman itu telah memberi warna baru di keseharian saya sepertinya. Jadi inspirasi untuk saya mencoba untuk memulai menulis, menulis cerita dan pengalaman saya. Memberi sudut pandang baru mengenai hobi saya dalam traveling. “Being Traveler, Being Writer” sebuah kalimat yang menjadi tagline buku tersebut. Ya! Menjadi seorang travel writer adalah sebuah hal yang baru untuk saya. Travel writer? Makhluk jenis apakah itu? Travel writer atau penulis perjalanan adalah seseorang yang menulis catatan perjalanan dengan beragam sudut pandang, bisa tentang daerah tujuan wisata, keunggulan pariwisatanya, hotel, kebudayaan setempat atau tentang dirinya. Bisa juga catatan itu disertai dengan tips bagaimana ke sana, makan di mana, menginap di mana dan tiket (pesawat, kereta, bus, kapal laut) yang murah.

Dulu sempat mencoba untuk menulis perjalanan saya ke Bali tapi gagal di tengah jalan, sepertinya saya kekurangan passion. Sama halnya saat
hendak membuat catper (catatan perjalanan) trekking di ujung kulon. Gagal juga. Dari dahulu memang saya tidak suka menulis, semenjak tugas mengarang itu ditugaskan kepada saya saat duduk dibangku sekolah dasar. Tetapi yang dirawikan dari buku ini membuka sudut pandang baru untuk saya agar mencoba menulis. Kemudian munculah passion itu. Kalau kata seorang teman “hidup itu kudu punya passion”. mulailah saya mencoba menulis. Terlepas dari gaya saya bertutur. Entah bagus atau tidak. Entah bisa dinikmati atau tidak. Seperti kata pepatah “1000 langkah dimulai dari satu langkah kecil”. Ya saya mulai saja. Biarkan air bah kata-kata keluar dari hati kita kata mas Gol A Gong. Biar pembaca yang menilainya. 

Dari sekian banyak buku tentang traveling mungkin hanya buku mas gong ini yang mengulas bagaimana cara menjadi seorang travel writer. Kepada teman-teman yang suka backpackeran tidak ada salahnya membaca buku ini. Yang ingin jadi seorang traveler tapi biayanya dibayarin. Coba Anda baca bukunya. Sangat Inspiratif!

8 komentar: Leave Your Comments

  1. Ohh.. Gol A Gong... Yg Rumah Dunia itu ya? Memang dia seorang traveler. Biarlah nanti aja aku bikin "gift"-nya ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. nanti..mas gong mau ngluarin buku "backpacker honeymoon" lho..

      Hapus
    2. Hahahaha.... Lha? Kok lo bilang begono, bro??? :P mang napaah??? Gue mah ngga buru2 pengen honeymoon...

      Hapus
  2. Emm... aku kenal Gol A Gong lewat cerpen-cerpennya yg sering aku baca selama di bangku SMK dengan langganan majalah AN-NIDA. Inpspirasi menulis dari siapa ya?? kayaknya emang sejak SMO suka nulis diary :P

    *BRB - nulis judul buku masuk ke waiting list to bu :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. tambahin satu buku lagi bu.."backpacker honeymoon" karya mas gong.. :D

      Hapus
    2. weww... mau ajak partner aah nanti, "Backpacker Honeymoon" ooo.... lalalala yeyeyeye

      Hapus
  3. ujung2nya tetep dagang buku :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. harus dapet jatah royalty tuh dari mas Gong :D

      Hapus