WHAT'S NEW?
Loading...

Kepulauan Indonesia

Lima pulau utama di Indonesia adalah Jawa; Sumatra; Kalimantan; Sulawesi (dahulu disebut Celebes); dan Papua. Keempat pulau pertama tersebut membentuk kepulauan Sunda Besar dengan luas daerah kira-kira 1.277.000 km.

KEPULAUAN SUNDA BESAR
Dalam catatan sejarah Indonesia, JAWA merupakan pulau terpenting diantara pulau-pulau besar lainnya, dimana Jakarta sebagai ibukota Indonesia terletak di pulau Jawa. Sekarang dua pertiga penduduk Indonesia tinggal di pulau yang hanya seluas negara bagian New York dan sangat padat penduduknya. Untungnya pulau Jawa mempunyai lahan yang sangat subur, sebagian kesuburan tanah ini disebabkan oleh timbunan abu dari letusan beberapa gunung berapi di pulau Jawa. Jawa juga merupakan sumber minyak dan gas alam.


SUMATRA adalah pulau terpenting kedua di Indonesia. Sebuah jajaran pegunungan yang panjang, yaitu Bukit Barisan terentang sepanjang pantai barat-daya Sumatra. Bagian pedalaman pulau ini terselimuti hutan, sedangkan  dataran  pantai  bagian  timur  tertutup  oleh
rawa-rawa. Sumatra memiliki berbagai perkebunan besar yang menghasilkan; karet, teh, kopi, tembakau, dan minyak kelapa sawit. Sumatra adalah lahan utama produksi minyak bumidan gas alam Indonesia. Timah ditambang pada pulau-pulau lepas pantainya dan bauksit merupakan sumber daya alam lainnya.

KALIMANTAN tercatat sebagai pulau terbesar ketiga di dunia, dan sebagian besar dari pulau itu termasuk dalam wilayah Indonesia. Bagian lain yang bukan merupakan wilayah Indonesia adalah terdiri atas Serawak dan Sabah yang merupakan bagian dari Malaysia, dan negara kaya minyak Brunai Darussalam. Sebagian besar kalimantan adalah dataran pegunungan dan hutan rimba yang lebat. Penduduknya kebanyakan hidup di sepanjang daerah pantai. Beras dan karet merupakan hasil pertanian utama. Sumber daya alam mineralnya antara lain; gas alam, minyak nikel, tembaga, bauksit, timah berlian, emas dan perak. Produk kehutanan-misalnya, rotan dan kayu-juga merupakan hasil kegiatan ekonimi yang pokok.

SULAWESI merupakan pulau terakhir dalam gugusan kepulauan Sunda Besar, dan terdiri atas empat jazirah pegunungan. Permukaan daerahnya yang tidak rata memisahkan penduduk pulau dibagian yang satu dengan penduduk dibagian lainnya. Jumlah penduduknya lebih dari 10 juta jiwa terdiri dari kelompok-kelompok kecil masyarakat dengan bahasa, kebiasaan dan agama yang berbeda. Produksi utamanya antara lain; beras, tepung maizena, kopra, kopi dan bermacam-macam hasil olahan kayu termasuk rotan. Makassar adalah kota terpenting yang pernah menjadi pusat rempah-rempah terpenting pada zaman penjajahan. Meskipun sekarang rempah-rempah sudah tidak lagi menjadi komoditi ekspor terpenting dari pulia Sulawesi, namun Makassar tetap menjadi pusat perdagangan utama bagi wilayah Indonesia bagian timur.

KEPULAUAN SUNDA KECIL
Sepanjang laut Banda dan laut Flores dari Sulawesi adalah kepulauan Sunda kecil dengan total luas sekitar 73.000 km. Dari kelompok ini, yang menarik adalah pulau Bali, sebuah pulau yang sangat indah. Bali dikenal karena budaya Hindu kunonya. Seperti halnya Jawa, Bali juga berpenduduk padat, dan kebanyakan penduduknya bekerja sebagai petani di laha kecil dan teririgasi. Pulau Flores, Sumba, Lombok, dan Timor berpenduduk kurang padat dan kebanyakan terlalu kering untuk lahan pertanian.

MALUKU
Propinsi yang berupa gugus kepulauan ini terdiri atas beratus-ratus pulau yang dikenal dalam sejarah sebagai pulau rempah-rempah seperti cengkeh, pala, dan bunga pala yang dahulu pernah merupakan daya tarik bagi pedagang Eropa sehingga akhirnya menjurus kepada penjajahan Indonesia oleh kekuatan bahari Eropa. Kopra, kelapa, rempah-rempah, sagu, minyak kelapa, dan kayu merupakan hasil terpenting pulau ini.

PAPUA
Aktivitas pertambangan emas, Papua
Wilayah Indonesia yang terletak paling timur adalah Papua, merupakan provinsi terluas di Indonesia yang bagian timurnya merupakan bagian utara negara Papua Nugini. Provinsi Papua dulu mencakup seluruh wilayah Papua bagian barat, sehingga sering disebut sebagai Papua Barat. Pada masa pemerintahan kolonial Hindia-Belanda, wilayah ini dikenal sebagai Nugini Belanda (Nederlands Nieuw-Guinea atau Dutch New Guinea). Setelah berada bergabung dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia Indonesia, wilayah ini dikenal sebagai Provinsi Irian Barat sejak tahun 1969 hingga 1973. Namanya kemudian diganti menjadi Irian Jaya oleh Soeharto pada saat meresmikan tambang tembaga dan emas Freeport, nama yang tetap digunakan secara resmi hingga tahun 2002. Papua yang tertutup hutan lebat ini dihuni oleh lebih dari 2 juta suku, yang umumnya hidup dalam tingkat teknologi sederhana. Di pedalaman pulau ini terdapat Gunung JayaWijaya (Gunung Salju), dengan puncak Jaya Wijaya (dahulu bernama Puncak Cartensz) yang merupakan puncak tertinggi - setinggi 4.999 mdpl. Buat para pecinta travelling dan penikmat keindahan alam, tidak puncak gunung Jaya Wijaya yang menjadi racun untuk menjelajahi pulau paling timur Indonesia ini, tapi juga ada pantai dan kepulauan yang layak disebut surga, yaitu Raja Ampat dengan terumbu karang tercantik di dunia dan banyak sekali jenis ikan-ikan yang menambah indah pesona bawah lautnya. Penasaran dengan keindahan Raja Ampat? nanti akan dibuatkan posting tersendiri. Coming soon.

Sumber: Buku NEGARA dan BANGSA
Penerbit: GROLIER INTERNATIONAL
Foto: Google image

0 komentar:

Posting Komentar