WHAT'S NEW?
Loading...

Kenapa Saya Mau Repot Dengan Botol Minum

Orang selalu heran bila melihat saya kemana-mana mau repot dengan botol minum abu-abu saya yang sudah saya tempeli nama panggilan saya di tutupnya dan stiker kucing di salah satu badan sisinya. Padahal saya melakukan kebiasaan ini dengan alasan kuat. Pertama, saya memang mudah haus, jadi supaya irit lebih baik membawa air minum dari rumah yang pengolahannya jelas sudah higienis. Kedua, karna botol air mineral di luaran belum tentu sepenuhnya aman. Ketiga, saya cuma membantu meminimalisir penambahan sampah plastik.

Memang kalau kita membeli air mineral di jalanan, sama juga dengan membantu para pemulung dalam menjalankan profesinya. Namun meminimalisir bertambahnya sampah di jalanan akan lebih baik lagi bagi bumi ini. Mengingat banyaknya orang yang tidak bertanggung jawab dan sering kali seenaknya membuang sampah di jalanan tanpa melihat di mana dia berada. Selain itu akan lebih baik lagi kalau kita mengenali jenis-jenis bahan plastik yang aman dan tidak aman penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari.

Kenali jenis plastik dari logonya

Sering kali kita tidak memperhatikan plastik yang kita pakai dan seberapa amannya plastik tersebut baik untuk kita sendiri juga untuk lingkungan. Jadi, yuk kita kenali jenis-jenis plastik dengan melihat logo yang tertera pada kemasan plastik!

1. PETE/PET


PETE atau PET (polyethylene terephthlate). Botol jenis ini disarankan hanya untuk sekali pakai, karna bila terlalu sering digunakan apalagi untuk menyimpan air hangat atau panas, akan mengakibatkan lapisan polimer pada botol tersebut meleleh dan mengeluarkan zae karsinogenik yang bisa menyebabkan kanker dalam jangka panjang.
Bahan pembuatan plastik dari jenis ini berbahaya bagi pekerja yang berhubungan dengan pengolahan maupun botol daur ulang karna menggunakan senyawa antimoni trioksida yang bisa masuk ke dalam tubuh melalui sistem pernafasan dengan menghirup udara. Jika terlalu sering menghirup senyawa ini maka dapat mengakibatkan iritasi kulit dan saluran pernafasan. Sementara bagi wanita, senyawa ini meningkatkan masalah menstruasi dan keguguran. Bila melahirkan pun kemungkinan besar anak akan mengalami pertumbuhan yang lambat hingga usia 12 bulan.

2. HDPE


HDPE (high density polythylene). Botol plastik jenis ini memiliki sifat bahan yang lebih kuat, keras, buram dan lebih tahan pada suhu tinggi. merupakan salah satu bahan plastik yang aman untuk digunakan karena kemampuan untuk mencegah reaksi kimia antara kemasan plastik dengan bahan ini dan makanan serta minuman yang dikemasnya. Namun demikian disarankan hanya digunakan untuk sekali pemakaian karena pelepasan senyawa antimoni trioksidanya meningkat seiring berjalannya waktu.

3. V


Kode V atau lebih dikenal PVC (polyvinyl chloride), yaitu jenis plastik yang paling sulit didaur ulang. Bahan ini ditemukan pada plastik pembungkus (cling wrap) dan botol.

Reaksi yang terjadi antara PVC dan makanan yang dikemas dengan plastik ini berbahaya untuk ginjal, hati dan berat badan. PVC mengandung DEHA (diethylhydroxylamine) yang berbahaya bagi tubuh. Biasanya bahan ini bereaksi dengan makanan yang dikemas dengan plastik berbahan PVC ini. DEHA dapat lumer pada suhu -15°C.

4. LDPE 


LDPE (low density polythylene) yaitu plastik tipe cokelat (thermoplastic, dibuat dari minyak bumi), biasa dipakai untuk tempat makanan, plastik kemasan, dan botol yang lembek.

Sifat mekanis jenis bahan LDPE ini adalah kuat, tembus pandang, fleksibel dan permukaan agak berlemak, pada suhu 60°. Sangat resisten terhadap reaksi kimia, daya proteksi terhadap uap air tergolong baik, bisa didaur ulang serta baik untuk barang-barang yang memerlukan fleksibelitas tapi kuat. 

Bahan ini sulit dihancurkan, tetapi baik untuk tempat makanan karena sulit bereaksi secara kimiawi dengan makanan yang dikemas dengan bahan ini.

5. PP


Bahan jenis PP (polypropylene) ini adalah pilihan bahan plastik terbaik, terutama untuk tempat makanan dan minuman seperti tempat menyimpan makanan, botol minum dan terpenting botol minum untuk bayi.

Carilah dengan kode angka 5 bila membeli barang berbahan plastik untuk menyimpan kemasan berbagai makanan dan minuman. Polipropilen lebih kuat dan ringan dengan daya tembus uap yang rendah, ketahanan yang baik terhadap lemak, stabil terhadap suhu tinggi dan cukup mengkilap.

6. PS

PS (polystyrene ) merupakan polimer aromatik yang dapat mengeluarkan bahan styrene ke dala makanan ketika makanan tersebut bersentuhan. Selain tempat makanan, styrene juga bisa didapatkan dari asap rokok, asap kendaraan dan bahan konstruksi gedung.

Bahan ini harus dihindari, karena selain berbahaya untuk kesehatan otak, mengganggu hormon esterogen pada wanita yang berakibat pada masalah reproduksi dan pertumbuhan serta sistem syaraf. Bahan ini sulit didaur ulang dan biasa dipakai sebagai bahan tempat makan styrofoam, tempat minum sekali pakai dan lain-lain.

7. O

Bahan untuk jenis plastik 7 Other ini ada 4 macam, yaitu:
  • SAN, (styrene acrylonitrile)
  • ABS (acrylonitrile butadiene styrene)
  • PC (polycarbonate)
  • Nylon
Dapat ditemukan pada tempat makanan dan minuman seperti botol minum olahraga, suku cadang mobil, alat rumah tangga, komputerm alat elektronik dan plastik kemasan.

SAN dan ABS memiliki resistensi yang tinggi terhadap reaksi kimia dan sugu, kekuatan, kekakuan dan tingkat kekerasan yang telah ditingkatkan. Biasanya terdapat pada mangkuk mixer, pemmbungkus termos, alat makan, penyaring kopi dan sikat gigi. Sedangkan ABS biasanya digunakan sebagai bahan mainan lego dan pipa. PC dapat ditemukan pada botol susu bayi, gelas anak batita (sippy cup), botol minum polikarbonat dan kaleng kemasan makanan dan minuman, termasuk kaleng susu formula.

SAN dan ABS dapat digunakan untuk tempat makanan. PC dapat mengeluarkan bahan utamanya yaitu Bisphenol-A ke dalam makanan dan minuman yang berpotensi merusak sistem hormon, kromosom pada ovarium, penurunan produksi sperma dan mengubah fungsi imunitas. Dianjurkan tidak digunakan untuk tempat makanan ataupun minuman.


Selain itu perhatikan juga simbol-simbol yang melengkapi dalam kemasan plastik agar meyakinkan bahwa bahan yang digunakan pada kemasan tersebut aman.



Gambar pertama yaitu sendok dan garpu, berarti wadah tersebut aman bagi makanan
Gambar kedua bergambar gelombang radiasi, artinya bahwa wadah tersebut dapat digunakan di microwave
Gambar ketiga mirip dengan serpihan salju, berarti bahwa wadah tersebut dapat di masukan ke freezer
Gambar keempat dengan gambar piring dan garis seperti hujan, berarti wadah tersebut dapat diletakan di mesin pencuci piring.

Dengan lebih mencermati segala macam simbol dan jenis pemakaian bahan untuk kemasan plastik maka kita bisa menghindari sebisa mungkin pencemaran lingkungan juga penyakit yang berasal dari zat-zat yang terdapat pada bahan-bahan tertentu. Amannya pilihlah bahan dengan kode nomor 5 dan 7 dengan pertimbangan bahwa kemasan tersebut benar-benar aman dengan melihat keterangan dari gambar tambahan. Kode 5 biasanya digunakan pada botol minum yang bukan sekali pakai. Dan ini yang melandasi saya selalu mau berepot-repot membawa-bawa botol minum saya kemana pun saya pergi, selain lebih aman juga lebih irit.

*sumber dari pelbagai sumber


~bumi ini tanggung jawab kita bersama~

0 komentar:

Posting Komentar